Senin, 20 April 2015

Umat islam sudah dipasti mampir neraka, mari diselamatkan.

Tidak ada keselamatan di dalam Islam. Tidak ada tertulis di dalam Alquran maupun Hadits. Bahkan mereka ditetapkan dan dipastikan masuk neraka.(Qs 19:71)
Umat Islam berharap akan dipindahkan dari neraka ke sorga.(Qs 19:72)
Nasihat Muhammad kepada anaknya sendiri, Fatimah: "Beramalah sebanyak-banyaknya, sebab aku tidak bisa menyelamatkan kamu."


Menurut ajaran Islam, keselamatan bisa diperoleh melalui beramal sebanyak-banyaknya, sekalipun harus mengalami masuk neraka dulu baru nanti akan dipindahkan ke sorga, dan inipun hanyalah harapan, mudah-mudahan tapi masuk nerakanya sudah pasti.

Ayah Muhammad ada di neraka. Dari Anas r.a, katanya: Seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah saw, "Ya, Rasulullah! Dimana tempat bapaku?" Jawab muhammad saw, "Di neraka!" Ketika orang itu berlalu, muhammad saw memanggilnya kembali seraya bersabda, "Sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka."(HSM 162)

Sangat sedikit sekali umat Islam yang dapat diselamatkan. Mula-mula semua umat Islam ditetapkan dan dipastikan masuk neraka (Qs 19:71, Tafsir Al Azhar hal 84), lalu akan dipindahkan ke sorga. Kalau ada 73 orang, hanya 1 saja yang selamat. Dan yang 1 ini juga tidak pasti masuk sorga, hanya mudah-mudahan diberi tempat di sisi Allah.
Muhammad tidak tahu pasti akan selamat masuk sorga.

Muhammad memberikan jawaban terus terang: "Aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku dan dirimu."(Qs 46:9)

Muhammad sendiri pun didoakan oleh umat Islam karena tidak tahu akan selamat atau tidak. Doa shalawat nabi diucapkan 5 kali sehari. Jadi nabinya umat Islam sampai hari ini belum juga selamat, apalagi pengikut-pengikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar